
|
Berita
|
|
|
Gaya Rambut Merah yang Menjadi Tren Mendatang Seperti halnya model busana, untuk rambut pun ada tren potongan, maupun tren warna rambut. Untuk pewarnaan rambut menjelang akhir tahun, cenderung menampilkan nuansa warna kemerahan dan oranye. Hal ini senada dengan warna-warna untuk busana dan kosmetika yang diperkirakan akan menjadi rujukan. Sebut saja Escada salah satunya merek busana yang sudah menunjukkan kecenderungan ini. Sedangkan kosmetika rambut terkenal dunia, seperti Wella sudah menangkap sinyal ini dan segera mengeluarkan mode dan tren pewarnaan rambut bernuansa merah, dengan tema Koleston Perfect Redvolution. Yang menyatukan warna rambut menjadi satu kesatuan tren merah, dari warna busana, sepatu hingga make-up dan rambut. Keluaran terbaru ini terbagi dalam empat macam warna merah yaitu: Red Paradise, Wild Plum, Volcano Red dan Magic Night . Namun untuk mengikuti atau mensosialisasikan tren warna rambut yang cukup mencolok tersebut, memerlukan waktu. Ini dapat dipahami. Karena sebelum warna merah menjadi tren, ketika di Singapura, Hongkong dan Jepang, sudah banyak yang mewarnai rambutnya dengan warna coklat keemasan atau coklat kekuningan, di Indonesia masih terbatas. Jadi besar kemungkinan warna merah pun baru diikuti oleh mereka yang berani tampil beda. Setidaknya tertinggal sekitar 1-2 tahun dari negara Asia lainnya. “Kami ingin mensosialisasikan warna rambut merah ini, karena kebanyakan wanita Indonesia masih merasa aneh dan khawatir tidak cocok. Tentu saja kami tidak hanya memberikan warna merah mencolok, tetapi dengan warna campuran,” kata Product Manager Profesional Division Wella, Inviolata NA pada salon city hunter, belum lama ini di Lamoda Café, Plaza Indonesia. Acara yang dikemas dengan nuansa dan dekorasi kemerahan. Mulai dari background panggung dengan dekorasi ala bangunan Pecinan berwarna merah, para model yang rambutnya diwarnai dengan aksen kemerahan dan mengenakan gaun berwarna merah. Tidak ketinggalan pertunjukkan barongsai yang didominasi warna merah. Menurut Iin, untuk memudahkan pilihan warna rambut wanita yang ingin mengikuti tren warna, karena sebagian besar berkulit warna sawo matang dan kekuning-kuningan, sebaiknya memilih warna bernuansa merah keunguan atau merah keorange. Dan warna ini sebenarnya sesuai dengan wanita segala usia, dan berbagai model potomgan rambut. Sedangkan untuk ABG atau remaja, variasi dapat dilakukan lebih banyak. Misalnya mereka yang berambut panjang, dapat mewarnai misalnya di bagian atas merah, semakin bawah makin muda atau dengan campuran warna putih. Bagi yang berjiwa sportif atau gaya sportif dapat mewarnai rambut dengan waran merah kecoklatan. Dan warna merahnya lebih terang cenderung agak orange. Wanita karir, dapat memadukan warna merah keunguan atau ruby. Sedangkan ibu rumah tangga yang modis tetapi tetap ingin tampil tidak mencolok, dapat memilih warna kecoklatan atau keunguan yang gelap. Inviolata mengutarakan pula agar wanita yang rambutnya telah diwarnai, harus tetap memelihara dan merawat rambut. Agar hasil pewarnaan tetap bagus, sebaiknya jangan menggunakan shampo sembarangan. Itu berpengaruh pada pewarnaan rambut tersebut dan dapat menjadikan pudar dan tidak bercahaya. Ia pun mengingatkan jangan menggunakan shampo anti danruf (anti ketombe) karena shampo tersebut mengandung bahan kimia yang dapat mempengaruhi warna rambut. kalau pun terpaksa menggunakan, jangan lebih dari sekali dalam seminggu. Lebih disarankan menggunakan shampo bayi atau shampo yang ringan (mild-shampo). |
|
Site
ini bukan ditujukan untuk E-Commerce yang sebenarnya
melainkan hanya merupakan simulasi untuk Mata Kuliah ini.
Salon Keliling City Hunter. Copyright © 2000.