|
Artikel
Trend
Kiat
|
Harapan untuk
Rambut Rontok
Bagi seorang wanita, kerontokan rambut dapat menimbulkan frustasi. Bagaimana
tidak? Walaupun rambut hanya memiliki sedikit fungsi biologis, namun benda
yang satu ini memiliki kepentingan sosial yang sangat luas. Di seluruh
dunia dan selama berabad-abad, manusia telah mencat, menghias, menata,
dan memotong rambut mereka sebagai simbol ritual, menarik perhatian lawan
jenis, dan terkadang, hanya untuk kesenangan. Terlebih bagi wanita, rambut
adalah mahkota yang bisa menarik perhatian orang, terutama para pria.
Melihat signifikansi psikososial dari rambut, wajar bila begitu banyak
di antara kita yang ingin memiliki rambut tebal berkilau. Banyak penelitian
dilakukan untuk mencari cara mempertebal rambut, merawat rambut guna menjaga,
mempertahankan ataupun mendapatkan keindahan rambut yang alami. Hal ini
memicu perkembangan industri yang memproduksi shampo, lotion, dan ramuan
yang mengklaim dapat menghentikan kerusakan pada rambut. Anda sebagai
konsumen produk-produk kecantikan rambut, sebaiknya berhati-hati terhadap
produk yang menyatakan diri mengandung vitamin dan ramuan perawatan kerontokan
rambut. Mengapa? Seperti yang dialnsir dari LA Times, hal tersebut terjadi
karena belum tentu semua produk di pasaran telah melewati pengujian dan
sesuai dan disetujui keasliannya. Di Amerika ada lembaga yang mengawasi
tentang produk-produk yang beredar di pasaran, semcam YLKI dan DepKes
Amerika. Namanya Food & Drug Administration. Lembaga ini telah menguji
produk medis yang cocok untuk merawat kerontokan rambut namun belum masuk
ke pasaran di Indonesia. Produk ini mengandung zat Finasterid dan Minoksidil,
yang masih hangat jadi pembicaraan di Amerika, telah melalui percobaan
klinis besar-besaran dan telah terbukti merangsang pertumbuhan rambut.
Dalam bidang pembedahan, transplantasi rambut juga telah terbukti mengembalikan
pertumbuhan rambut secara permanen. Sebagaimana dengan kondisi medis lainnya,
perawatan untuk kerontokan rambut tergantung pada penyebabnya. Kerontokan
rambut bisa jadi penanda munculnya kondisi medis seperti penyakit thyroid,
kurang gizi, lupus atau skleroderma, serta masih banyak gangguan sistemik
lainnya. Oleh karena itu, alangkah bijaknya bila Anda berkonsultasi terlebih
dahulu dengan ahli dermatologi Anda sebelum memulai perawatan apapun.
Dengan menghilangkan penyakit yang melatarbelakanginya bisa jadi Anda
akan mendapatkan rambut Anda tumbuh kembali
kembali
ke daftar kiat
|
|